Culture Shock

Sebelum ke Spanyol, Pahami 6 Culture Shock Ini
Agar Tidak Kaget Selama Liburan

25 Juli 2026 • 5 Menit Baca

Spanyol menyajikan pesona arsitektur Sagrada Familia di Barcelona, tarian Flamenco yang dinamis, serta pantai Mediterania yang hangat. Namun ritme harian di Spanyol sangat unik dibanding negara-negara Eropa lainnya.

Culture Shock Spanyol

1. Jam Makan Malam Sangat Larut (21.00 - 22.00)

Orang Spanyol terbiasa makan siang (*Comida*) pukul 14.00 dan makan malam (*Cena*) baru dimulai pukul 21.00 hingga 22.30 malam. Restoran lokal biasanya belum buka untuk hidangan malam sebelum pukul 20.30.

2. Istirahat Siang & Toko Tutup (Siesta)

Tradisi *Siesta* masih berlaku di kota-kota kecil dan kawasan bukan turis utama. Toko-toko kecil tutup antara pukul 14.00 hingga 17.00 sore untuk istirahat dan baru buka kembali hingga malam.

3. Budaya Makan Tapas Berdiri di Bar

Menikmati camilan *Tapas* (seperti Jamón, Croquetas, atau Patatas Bravas) terbiasa dilakukan sembari berdiri di bar dan berpindah dari satu kedai ke kedai lainnya (*Tapas Crawl*).

4. Salam Dua Ciuman Pipi (Dos Besos)

Salam pertemuan sosial di Spanyol dilakukan dengan *Dos Besos* (menempelkan pipi kanan dan kiri).

5. Ritme Waktu yang Santai (Mañana)

Masyarakat Spanyol sangat menikmati hidup. Ungkapan *"Mañana"* (besok/nanti) mencerminkan filosofi santai tanpa perlu stres terburu-buru.

6. Gaya Hidup Luar Ruangan & Teras Kafe (Terraza)

Teras luar ruangan (*Terraza*) menjadi tempat favorit warga lokal untuk bersosialisasi dan menikmati cuaca matahari Spanyol hingga larut malam.

💡 Tips Internet Spanyol:

Gunakan **eSIM Spanyol / Eropa DGTRAVEL** sebelum berangkat agar peta navigasi jalan di Madrid atau Barcelona langsung aktif dari saat pesawat mendarat!

Terbang Ke Spanyol?

Beli eSIM Spanyol kuota unlimited data murah dari DGTRAVEL.

Beli eSIM Spanyol Sekarang